Kenali Penyebab Sering Ngiler Saat Tidur

Anda sering ngiler saat tidur, hati-hati itu merupakan adanya gejala penyakit yang anda alami. Secara medis, ngiler terjadi karena produksi air ludah atau saliva meningkat. Ditambah dengan mengendurnya otot rahang, maka ludah yang berlebihan itu akan tumpah.

Baca Juga: Obat Sakit Asam Lambung Akut

Secara biologis, tubuh akan memproduksi lebih sedikit air ludah ketika dalam kondisi tidak sadar. Normalnya, produksi air ludah 5-6 kali lebih cepat saat dalam kondisi sadar. Misalnya saat makan, atau bicara. Peningkatan produksi saliva saat tidur bisa terjadi antara lain karena kesalahan otak mengenali kondisi tidur sebagai kondisi sadar. Dan berikut ini beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab ngiler saat tidur.

Kenali Penyebab Ngiler Saat Tidur

ngiler saat tidur

Tidur dengan keadaan lampu menyala

Tidur dengan lampu menyala dan terang membuat otak mengira tubuh sudah sadar dan akhirnya produksi air ludah meningkat.

Tidur posisi miring

Mengiler biasanya terjadi ketika Anda tidur di posisi miring dan jarang terjadi ketika tidur telentang. Itu karena, ketika Anda tidur telentang air liur mengendap di bagian belakang tenggorokan dan akhirnya mengalir ke bawah.

Baca Juga: Hubungan Stress dengan Asam Lambung

Dalam keadaan istirahat, laju sekresi air liur diperkirakan 0,3 hingga 1 mL/1,7 m2/menit. Anda tidak akan ngiler saat terjaga karena dapat menelan air liur.

Tetapi ketika sedang tidur tubuh akan santai, begitu juga otot-otot wajah. Oleh karena itu berapa pun air liur yang diproduksi kelenjar akan terakumulasi di mulut, yang kemudian bocor keluar dari mulut karena Anda tidak menelannya.

Alergi Rhinitis dan Alergi Makanan

Kedua keadaan ini menyebabkan air liur berlebihan sehingga sering menyebabkan penderitanya ngiler saat tidur. Tidak hanya itu, biasanya penderita alergi juga menyebabkan flu dan hidung mampet atau tersumbat, sehingga dengan demikian anda cenderung bernapas dengan mulut yang menyebabkan kelebihan air liur mengalir keluar saat tidur.

GERD atau Gastroesophageal reflux disease

Para ilmuwan percaya bahwa refluks asam menyebabkan asam lambung untuk merangsang kerongkongan. Sebagai hasilnya, refleks esophagosalivary terlalu terangsang hingga menyebabkan produksi air liur berlebihan.

Masalah pada Gigi dan Gusi

Sakit gigi dan gusi menyebabkan kita sering menarik angin ke dalam mulut, ngeses. Kondisi ini membuat mulut cepat kering dan memicu kelenjar ludah untuk memproduksi air liur. Pada saat tidur, produksi air liur ini tidak terkontrol dan akan dikeluarkan lewat mulut.

Nah itulah beberapa penyebab sering ngiler saat tidur. Semoga bermanfaat yah info artikel kesehatan dari kami dan terimakasih telah mengunjungi situs kami.

| Kenali Penyebab Sering Ngiler Saat Tidur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s