Risiko Terlalu Banyak Mengkonsumsi Daging Kambing

Daging kambing menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia. Namun, sayangnya bagi penyuka olahan daging kambing selalu dihantui berbagai penyakit yang bisa menyertai setelah menyantap makanan ini. Dan berikut ini risiko terlalu banyak mengkonsumsi daging kambing.

Risiko Terlalu Banyak Mengkonsumsi Daging Kambing

Risiko Terlalu Banyak Mengkonsumsi Daging Kambing

  • Sembelit

Sembelit menjadi salah satu gangguan kesehatan yang disebabkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi daging kambing. Dari sembelit ini maka akan muncul penyakit lainnya seperti misalnya ambeien.

  • Memperparah penyakit GERD

Penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah penyakit lambung akibat refluks asam lambung, di mana asam lambung yang seharusnya tetap berada di perut, naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di dada.

Baca Juga: Obat Asam Lambung

Mengonsumsi daging kambing secara berlebihan kemungkinan besar akan mengakibatkan penyakit GERD-nya tersebut akan bertambah parah.

  • Meningkatkan kadar lemak dan kolesterol darah

Kebanyakan mengkonsumsi daging kambing juga bisa menimbulkan efek jangka panjang yaitu meningkatnya kadar lemak dan kolesterol darah. Sama seperti daging merah lainnya, daging kambing juga memiliki kadar yang lemak tinggi.

Apalagi lemak hewani biasanya mengandung lemak jenuh, sehingga bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah.

Namun, selain memiliki risiko tinggi bagi kesehatan, daging kambing juga dapat memberikan efek yang baik untuk para penggemar olahan daging kambing, syaratnya yaitu jangan terlalu banyak makan daging kambing.

Dan untuk menghindari berbagai risiko penyakit yang menyerang, berikut dibawah ini juga terdapat beberapa cara mencegahnya, diantaranya yaitu:

  • Makan sayur dan buah

Mengonsumsi berbagai jenis sayuran sangat disarankan setelah makan daging kambing. Beberapa jenis sayuran seperti kubis, tomat, mentimun, wortel, dan kemangi bisa jadi pilihan yang terbaik. Apalagi daun kemangi bisa mengurangi dan menghilangkan bau daging kambing di mulut Anda. Buah-buahan juga bisa mengimbangi jumlah kalori yang masuk sehingga bisa menyeimbangkan kadar kolesterol.

Baca Juga: Manfaat Kandungan Nutrisi Pada Buah Pir Bagi Kesehatan

  • Pilihlah olahan yang tepat

Sebaiknya daging kambing dibuat sup, karena jumlah kalorinya lebih sedikit dan ini dikarenakan adanya tambahan air dan sayuran.

  • Hindari makanan berlemak dan manisan

Setelah makan daging kambing, maka lemak dan kalori dalam tubuh akan meningkat. Karena itulah maka sebaiknya Anda hindari makanan yang manis dan juga berlemak, seperti sirup manis, kue tart, dan lain sebagainya.

  • Lakukan olahraga ringan

Anda bisa coba lakukan olahraga ringan seperti bersepeda atau lari-lari kecil.

Bagi penderita hipertensi kami sarankan untuk tidak mengkonsumsi daging kambing karena dapat meningkatkan tekanan darah secara drastis.

| Risiko Terlalu Banyak Mengkonsumsi Daging Kambing

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s